Kamu yang Telah Hilang

Aku menghapus air diujung mataku saat bayang wajahmu terlintas. Selalu seperti ini. Selalu tangislah yang mewakili datangmu. Membuat dadaku sesak. Membuat mataku panas dan memerah. Membuat lututku lemas dan membuat hatiku sakit. Aku tidak tahu kenapa bayangmu sanggup membuat dinding kokoh yang kubangun, hancur seketika. Mungkin kau punya semacam kekuatan. Aku tidak tahu.

Tangisku semakin kencang kala kuingat punggung kokohmu yang selalu berjalan di depanku, membuatku seakan terlindungi. Aku merasa aman meskipun kau tidak sedang menjagaku. Aku merasa nyaman meskipun kau tidak sedang mendekapku.

Aku tidak tahu lagi bagaimana menghapus senyuman hangatmu yang selalu hadir menemani mimpi-mimpi indahku. Aku tidak tahu lagi bagaimana menghapus aroma maskulin yang masih menempel di ingatanku. Membuatku ingin sekali mendekap dan menghirup sesukaku.

Lalu, bagaimana aku harus membuangmu jauh-jauh dari pikiranku kalau hatiku saja masih tidak rela melepaskan. Kalau hatiku saja masih ingin tetap tinggal. Tinggal dengan sejuta memori tentangmu.

Maafkan aku karna harus jatuh kala melihat bola matamu.

Maafkan aku karna harus tinggal kala bayangmu hadir dan menarikku semakin dalam. Perlu kau tahu bahwa semakin dalam rasaku padamu, semakin kuat bayangmu hadir. Dan semakin aku melawannya, bayangmu semakin memberontak. Maka, kubiarkan saja dia menari-nari di pikiranku. Tidak peduli berapa banyak air mata yang kubutuhkan untuk kukeluarkan lagi.

Karna aku tahu, waktu dan takdirlah yang sedang mengujiku. Sedang mempermainkanku dengan sosokmu. Sosok yang tak akan pernah bisa kusentuh.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s